Perbedaan Batu Kalimaya Dan Sempur

PERBEDAAN BATU KALIMAYA DAN SEMPUR
Batu mulia tidak habis untuk diperbincangkan karena kemilau yang terlahir dari tiap permukaannya mengundang decak kagum para penggemarnya. Adapun perbedaan antara batu kalimaya dengan batu sempur sering tidak diketahui oleh masyarakat umum karena memiliki persamaan derah asal mereka yaitu dari kabupaten Banten.
Baik batu kalimaya black opal atupun batu kalimaya sempur memiliki keistimewaan tersendiri sehingga mungkin jika anda disuguhi kedua batu ini sangat sulit untuk memilih. Kalau saya pribadi lebih baik mengkoleksi keduanya karena kilau jarong pada kedua batu ini sama-sama memiliki pesona yang begitu indah.
Di dunia batu opal terkenal mendapatkan julukan sebagai ratunya batu permata, hal ini disebabkan dalam sebuah batu opal dapat terlihat kemilau batu permata lain seperti batu ruby, zamrud, topas, kecubung, hingga keindahan batu sapphire.
Batu Kalimaya
Batu kalimaya (Opal) yang sedang naik daun berasal dari dua suku kata yaitu kali dan maja. Nama kali maja adalah penamaan untuk sebuah sungai yang berada di daerah provinsi Banten, di mana di tempat tersebut pertama kalinya ditemukan batu kalimaya terbaik yang gemerlap dengan cahaya warna-warni tersebut.
Nama lain dari batu kalimaya ialah batu opal yang berasal dari kata latin yaitu opalus yang memiliki pengertian batu yang sangat berharga. Di dunia batu opal banyak dihasilkan dari negara Australia dan negara lain seperti halnya Afrika, Indonesia, Brazil, Mexico, Amerika Serikat, Jepang, dan Honduras. Beberapa jenis kalimaya yaitu susu (light opal), kristal, teh (fire opal), bunglon, jarong (black opal).
Batu kalimaya terbentuk dari unsur silika dan air dengan kandungan air sebanyak 3% hingga 10%. Susunan bentuk Kristal pada batu kalimaya yaitu amorphous atau tidak memiliki bentuk khusus yang khas. Tingkat kekerasan kalimaya sekitar 5,5 – 6,5 skala mohs, dalam golongan batu mulia termasuk kategori kekerasan sedang.
Untuk batu kalimaya yang sudah mengkristal maka akan muncul jarong yaitu kialuan warna-warni pada permukaan batu. Keindahan warna jarong tersebut yang menentukan mahal atau murah harga kalimaya, sehingga saat anda memiliki kalimaya dengan jarong gemerlap maka dapat dibandrol dengan harga tinggi.
Batu Sempur
Batu sempur berasal dari fosil pohon sempur yang sudah sangat tua dan telah tertimbun di dalam tanah pada jutaan tahun yang lalu. Sehingga batu sempur memiliki tingkat kekerasan yang cukup tinggi dan anda masih dapat melihatnya dalam keadaan utuh yaitu sebatang pohon yang mengeras dengan sempurna.
Daerah penghasil utama batu sempur ialah wilayah banten tengah hingga ke selatan dan ke daerah Bogor barat. Dengan kemilau dan keindahan batu ini maka terkenal juga dengan batu perhiasan yang disebut kalimaya sempur. Jarong yang indah juga keluar dari batu sempur yang sudah mengkristal layaknya kalimaya.
Keindahan batu sempur yang menjadi daya tarik pembeli ialah warna biru muda, biru tua, merah, kuning, dan warna putih yang tersebar di permukaan batu. Cincin dengan dipadukan batu sempur akan menghasilkan seni perhiasan bercitarasa tinggi dan cocok anda gunakan untuk acara formal seperti menghadiri pesta.
Perbedaan Batu Kalimaya dan Batu Sempur
Dari uraian diatas maka kita dapat simpulkan bahwa batu kalimaya adalah jenis batu mulia dari kelompok opal yaitu mineral silika. Sedangkan batu sempur adalah fosil kayu yang terkersikkan dengan komposisi silika.
Nama kalimaya berasal dari daerah Banten. Muncul dan popular sejak awal adanya kegiatan penggalian batu ini di daerah Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sedangkan nama batu sempur berasal dari nama pohon yaitu pohon sempur yang telah menjadi fosil berjuta tahun yang lalu hingga mengeras menjadi batu.
Penyebaran keterdapatan kalimaya berada di wilayah Kecamatan Maja, Sajira dan Cimarga, berada dalam batuan formasi genteng yang berumur Pliosen. Sedangkan batu sempur di Banten terutama tersebar di wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Serang dan di bagian selatan Kabupaten Tangerang.
Adapun persamaan yang dapat kita lihat dari batu kalimaya dan sempur ini ialah sama-sama memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena dapat dijadikan berbagai produk mulai dari perhiasan cincin, liontin, dan cenderamata indah lainnya.
Perbedaan Batu Kalimaya dan Batu Sempur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: AadL

SafelinkU | Shorten your link and earn money
Luindshop / Bukabatu

Lapak Luindshop / Bukabatu

Life is a mirror and will reflect back to thinkers about what they think
Perbedaan Batu Kalimaya Dan Sempur

Perbedaan Batu Kalimaya Dan Sempur

0 ulasan
Harga Belum termasuk Ongkir
Masukan jumlah
Luindshop / Bukabatu

Lapak Luindshop / Bukabatu

Life is a mirror and will reflect back to thinkers about what they think

WhatsApp Form×

Perbedaan Batu Kalimaya Dan Sempur

Perbedaan Batu Kalimaya Dan Sempur

Harga





Kirim

Baca selengkapnya

0 Feedback

PERBEDAAN BATU KALIMAYA DAN SEMPUR
Batu mulia tidak habis untuk diperbincangkan karena kemilau yang terlahir dari tiap permukaannya mengundang decak kagum para penggemarnya. Adapun perbedaan antara batu kalimaya dengan batu sempur sering tidak diketahui oleh masyarakat umum karena memiliki persamaan derah asal mereka yaitu dari kabupaten Banten.
Baik batu kalimaya black opal atupun batu kalimaya sempur memiliki keistimewaan tersendiri sehingga mungkin jika anda disuguhi kedua batu ini sangat sulit untuk memilih. Kalau saya pribadi lebih baik mengkoleksi keduanya karena kilau jarong pada kedua batu ini sama-sama memiliki pesona yang begitu indah.
Di dunia batu opal terkenal mendapatkan julukan sebagai ratunya batu permata, hal ini disebabkan dalam sebuah batu opal dapat terlihat kemilau batu permata lain seperti batu ruby, zamrud, topas, kecubung, hingga keindahan batu sapphire.
Batu Kalimaya
Batu kalimaya (Opal) yang sedang naik daun berasal dari dua suku kata yaitu kali dan maja. Nama kali maja adalah penamaan untuk sebuah sungai yang berada di daerah provinsi Banten, di mana di tempat tersebut pertama kalinya ditemukan batu kalimaya terbaik yang gemerlap dengan cahaya warna-warni tersebut.
Nama lain dari batu kalimaya ialah batu opal yang berasal dari kata latin yaitu opalus yang memiliki pengertian batu yang sangat berharga. Di dunia batu opal banyak dihasilkan dari negara Australia dan negara lain seperti halnya Afrika, Indonesia, Brazil, Mexico, Amerika Serikat, Jepang, dan Honduras. Beberapa jenis kalimaya yaitu susu (light opal), kristal, teh (fire opal), bunglon, jarong (black opal).
Batu kalimaya terbentuk dari unsur silika dan air dengan kandungan air sebanyak 3% hingga 10%. Susunan bentuk Kristal pada batu kalimaya yaitu amorphous atau tidak memiliki bentuk khusus yang khas. Tingkat kekerasan kalimaya sekitar 5,5 – 6,5 skala mohs, dalam golongan batu mulia termasuk kategori kekerasan sedang.
Untuk batu kalimaya yang sudah mengkristal maka akan muncul jarong yaitu kialuan warna-warni pada permukaan batu. Keindahan warna jarong tersebut yang menentukan mahal atau murah harga kalimaya, sehingga saat anda memiliki kalimaya dengan jarong gemerlap maka dapat dibandrol dengan harga tinggi.
Batu Sempur
Batu sempur berasal dari fosil pohon sempur yang sudah sangat tua dan telah tertimbun di dalam tanah pada jutaan tahun yang lalu. Sehingga batu sempur memiliki tingkat kekerasan yang cukup tinggi dan anda masih dapat melihatnya dalam keadaan utuh yaitu sebatang pohon yang mengeras dengan sempurna.
Daerah penghasil utama batu sempur ialah wilayah banten tengah hingga ke selatan dan ke daerah Bogor barat. Dengan kemilau dan keindahan batu ini maka terkenal juga dengan batu perhiasan yang disebut kalimaya sempur. Jarong yang indah juga keluar dari batu sempur yang sudah mengkristal layaknya kalimaya.
Keindahan batu sempur yang menjadi daya tarik pembeli ialah warna biru muda, biru tua, merah, kuning, dan warna putih yang tersebar di permukaan batu. Cincin dengan dipadukan batu sempur akan menghasilkan seni perhiasan bercitarasa tinggi dan cocok anda gunakan untuk acara formal seperti menghadiri pesta.
Perbedaan Batu Kalimaya dan Batu Sempur
Dari uraian diatas maka kita dapat simpulkan bahwa batu kalimaya adalah jenis batu mulia dari kelompok opal yaitu mineral silika. Sedangkan batu sempur adalah fosil kayu yang terkersikkan dengan komposisi silika.
Nama kalimaya berasal dari daerah Banten. Muncul dan popular sejak awal adanya kegiatan penggalian batu ini di daerah Maja, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sedangkan nama batu sempur berasal dari nama pohon yaitu pohon sempur yang telah menjadi fosil berjuta tahun yang lalu hingga mengeras menjadi batu.
Penyebaran keterdapatan kalimaya berada di wilayah Kecamatan Maja, Sajira dan Cimarga, berada dalam batuan formasi genteng yang berumur Pliosen. Sedangkan batu sempur di Banten terutama tersebar di wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Serang dan di bagian selatan Kabupaten Tangerang.
Adapun persamaan yang dapat kita lihat dari batu kalimaya dan sempur ini ialah sama-sama memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena dapat dijadikan berbagai produk mulai dari perhiasan cincin, liontin, dan cenderamata indah lainnya.
Perbedaan Batu Kalimaya dan Batu Sempur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: AadL

SafelinkU | Shorten your link and earn money

0 Feedback

Mulai Chat

Tim dukungan pelanggan kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Silakan tanyakan apa saja yang Anda butuhkan. ×

Hello, Ada yang bisa Kami bantu?